TOKOH MASYARAKAT RENDANI : DENGAN OTSUS KITA SANGAT TERBANTU

0
121

DPR RI telah mengesahkan revisi kedua UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua pada tanggal 15 Juli 2021.

Undang-Undang Otsus Papua hasil revisi ini telah mengubah atau merevisi 18 pasal yang terdiri dari 3 pasal usulan pemerintah, dan 15 pasal diluar usulan pemerintah. Diluar 18 pasal tersebut, Pansus dan pemerintah juga menyepakati adanya tambahan 2 pasal dalam RUU Otsus Papua, sehingga total pasal dalam RUU tersebut sejumlah 20 pasal.

Terdapat beberapa perubahan pasal hasil revisi kedua UU Otsus yang mengakomodasi pengaturan kekhususan bagi Orang Asli Papua (OAP) dalam bidang politik, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan perekonomian serta memberikan dukungan bagi pembinaan masyarakat adat.

Bidang politik terdapat perubahan dengan diberikannya perluasan peran politik bagi OAP dalam keanggotaan di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota. Jadi kursi dari OAP tersebut tidak diisi dari partai politik, dan memberikan afirmasi 30 persen dari unsur perempuan. 

Bidang pendidikan dan kesehatan yang mengalami perubahan. Selain itu pada bidang ketenagakerjaan dan ekonomi telah mengalami perubahan dimana dalam melakukan usaha-usaha perekonomian di Papua, wajib mengutamakan Orang Asli Papua yang memenuhi syarat pendidikan untuk direkrut menjadi tenaga kerja.

Disampaikan juga ada belanja bantuan pemberdayaan masyarakat adat dan dana Otsus yang mengalami peningkatan 0,25 Persen. Termasuk pemekaran provinsi di Papua yang sudah diberikan kemudahan.

Tokoh Masyarakat Rendani, Aris Wamafma menyampaikan pelaksanaan Otsus memberikan peningkatan pembangunan terhadap Papua Barat khususnya Manokwari, hal ini terlihat jelas dengan sudah banyaknya infrastruktur yang dapat meningkatkan kehidupan masyarakat Papua, untuk kami masyarakat Rendani hal yang paling terlihat adalah adanya pembangunan bandara. Dengan adanya bandara tersebut dapat menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar bandara sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan bekerja di bandara. 

Ia menyarankan agar pemerintah mau untuk transparan terhadap penggunaan dana Otsus sehingga ke depan tidak akan terjadi penyelewengan dana Otsus dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan meningkat. Dengan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah maka ke depan tidak akan ada lagi masyarakat yang berteriak tidak merasakan manfaat dana Otsus dan tujuan Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua akan terwujud. 

Ia pun juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah dalam mempercepat pembangunan di segala bidang. 

“Mari kita dukung hal yang baik untuk membangun Papua” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here