PELARANGAN ORMAS FPI OLEH PEMERINTAH DIAPRESIASI OLEH MAHASISWA ISLAM KAIMANA

0
196




Abidin Fenetiruma (Alumni HMI) dan Fardin Reasa (Pengurus PMII)

Umat Muslim dan masyarakat Indonesia mengapresiasi dan mendukung keputusan pemerintah untuk membubarkan dan melarang Ormas FPI di Indonesia yang mana tindakan mereka selalu identik dengan kekerasan dan meresahkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dukungan dan apresiasi kali ini datang dari alumni mahasiswa Islam Kaimana yakni Sdr. Abidin Fenetiruma (Alumni HMI) dan Fardin Reasa (Pengurus PMII) yang mendukung dan mengapresiasi pelarangan dan pembubaran Ormas FPI oleh Pemerintah, saat ditemui di Kab. Kaimana Pada (02/01/21).

“Kami alumni mahasiswa Islam Kaimana, mendukung upaya pemerintah dalam membubarkan dan menertibkan berbagai Ormas yang dinilai meresahkan masyarakat dan memanfaatkan agama dalam mencapai tujuannya” ungkap Abidin Fenetiruma.

“Terkait pembubaran Ormas FPI sendiri, khususnya di Kab. Kaimana tidak berdampak terhadap masyarakat khususnya umat Islam di Kab. Kaimana. Kami sebagai kalangan Pemuda berharap bagaimana negeri ini selalu harmonis dan mengamalkan nilai-nilai toleransi antar sesama umat sesuai dengan falsafah kehidupan bernegara melalui Bhinneka Tunggal Ika” tambah Abidin Fenetiruma.

“Sebagai OKP dari KNPI di Kaimana saat ini kami sedang melakukan konsolidasi dengan pengurus untuk mengaktifkan peran KNPI yang selama ini kurang maksimal, sehingga melalui KNPI akan dilakukan upaya pembangunan melalui pembinaan generasi muda yang memiliki karakter budaya dan wawasan kebangsaan” ujar Fardin Reasa.

“Selama ini di Kab. Kaimana sendiri belum diketahui adanya elemen masyarakat yang terlibat dalam organisasi tertentu yang meresahkan masyarakat, sebagai kalangan pemuda kami berharap semoga tidak muncul benih ormas yang meresahkan masyarakat karena secara budaya adat masyarakat di Kab. Kaimana sudah di balut dengan nilai budaya leluhur dalam menjaga kerukunan toleransi antar umat beragama” tutup Fardin Reasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here