PDT. BERTUS MARKUS RUMBINO: “OTSUS BERDAMPAK POSITIF BAGI PAPUA BARAT”

0
17
Pdt. Bertus Markus Rumbino (Pendeta GKI Ebenhaezer Kota Sorong)
Pdt. Bertus Markus Rumbino (Pendeta GKI Ebenhaezer Kota Sorong)

Evaluasi dari pelaksanaan transfer dana Otonomi Khusus (Otsus) selama 2 dekade terakhir, Pemerintah menilai wilayah Papua dan Papua Barat masih membutuhkan pendanaan untuk mengejar berbagai ketertinggalan. Termasuk memberikan kesempatan untuk mendorong pemda dalam kemandirian wilayah. Diharapkan perpanjangan dana otsus ini bisa memenuhi kebutuhan output layanan dasar untuk mendorong percepatan pembangunan, sehingga perlu didukung dengan pembenahan tata kelola dan pembaruan regulasi.

Pdt. Bertus Markus Rumbino, sebagai salah satu Pendeta di GKI Ebenhaezer Kota Sorong menegaskan Otsus selama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Papua. Sebagai contoh dalam hal pembangunan infrastruktur, terbukanya akses jalan yang menghubungkan berbagai wilayah terpencil sangat memudahkan pendistribusian barang serta memudahkan masyarakat untuk menjual hasil pertanian dan kebun mereka di perkotaan, dengan demikian dapat menunjang perekonomian masyarakat.

Bertus juga menilai Otsus selama ini sudah banyak kualitas sumber daya manusia di Papua dan Papua Barat menjadi lebih baik. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya putra/putri Papua yang mendapat beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Tidak sampai disitu, adanya program pelatihan keterampilan sangat diperlukan masyarakat untuk menunjang terbentuknya ekonomi kreatif.

Berkaitan dengan adanya isu kelompok-kelompok yang menolak Otsus, Bertus menyatakan hal tersebut sangat keliru dan tidak berdasar. “Otsus tidaklah gagal, hanya belum sempurna dan menyeluruh”, tegas Bertus. Dia berharap Otsus Jilid II nanti dapat menyempurnakan kekurangan sebelumnya dan mencapai target-target yang belum tercapai dalam implementasi Otsus sebelumnya.

Bertus menyarankan kepada pemangku kebijakan terkait Otsus untuk dapat membentuk lembaga atau badan khusus yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Otsus. “Ya…itu perlu ada lembaga khusus yang mengawasi Otsus sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran”, ucap Bertus.

Sebagai tokoh agama di Kota Sorong, Bertus mengimbau kepada seluruh umat Kristiani untuk selalu menjaga kedamaian dan kerukunan antar umat beragama di Kota Sorong dan tidak terpengaruh isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah bangsa dan menimbulkan aksi-aksi anarkis yang melanggar hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here