LURAH WOSI : MASYARAKAT WOSI TIDAK PERNAH MENOLAK OTSUS

0
136
Daud Mandacan, Lurah Wosi Kabupaten Manokwari

Dukungan keberlanjutan Otsus Jilid II mendapatkan tanggapan positif dari Tokoh Masyarakat Arfak selaku Lurah Wosi, Daud Mandacan, sebagaimana ia mengatakan bahwa “Selaku tokoh masyarakat Arfak dan Lurah Wosi saya mendukung penuh Otsus tetap dilanjutkan bagi Papua dan Papua Barat. Kami mendukung penuh revisi UU Otsus yang saat ini sedang dibahas oleh DPR RI,” ucapnya.

Ia menambahkan, dana Otsus berdampak positif terhadap masyarakat di wilayahnya.
“Dana Otsus dikucurkan kami melihat dampak positif secara khusus kepada masyarakat Arfak dan masyarakat yang bermukim di 4 kampung, selain itu dana Otsus juga digunakan untuk pendidikan, kesehatan dan membangun beberapa fasilitas umum lainnya di Kampung” ujarnya.

Ia mengakui bahwa, masyarakat kelurahan Wosi tidak pernah menolak Otsus.
“Kucuran dari dana Otsus, 4 kampung di Kelurahan Wosi mendapat bagian masing-masing sebesar Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah), kami di Kelurahan Wosi tidak pernah menyatakan penolakan terhadap Otsus dan melihat yang menyuarakan penolakan Otsus hanya berasal dari mahasiswa pegunungan tengah yang mayoritas bermukim di Amban,” katanya.

“Kami berharap dengan revisi UU Otsus, kedepannya dana Otsus dikelola oleh badan tersendiri dan tidak digabung dengan pemerintahan sehingga realisasi dana Otsus dapat terlihat secara nyata. Kami juga berharap dana Otsus tidak dipergunakan untuk membangun infrastruktur tapi fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Ia juga berterima kasih kepada pemerintah terkait bantuan alat kesehatan dan sembako dalam penanggulangan Covid-19 di Kelurahan Wosi
“Bantuan pemerintah berupa alat kesehatan maupun sembako telah kami mendistribusikan kepada warga, namun saat ini masih terdapat beberapa alat kesehatan bantuan pemerintah yang masih disimpan di Kantor Lurah Wosi namun dalam waktu dekat akan segera kami distribusikan,” lanjutnya.

Akhir kata Ia menyatakan “Sebagai tokoh masyarakat Arfak dan aparat pemerintah, kami nyatakan bahwa NKRI Harga Mati, dan apapun keputusan negara pasti akan kami laksanakan dan amankan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here