KTT G20 MEMBERIKAN DAMPAK POSITIF BAGI MASYARAKAT DAN DUNIA

0
108

Menjelang puncak perhelatan Presidensi G20 Indonesia di Bali pada 15 November, persiapan penyelenggaraan Konferensi tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Negara G20 yang dilakukan Pemerintah sejak 1 Desember 2021 lalu mulai dari main events hingga side events akan diselenggarakan di 25 kota dengan total kegiatan hingga 438 events.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso selaku Sekretaris Gabungan Finance Track dan Sherpa Track Presidensi G20 Indonesia menuturkan bahwa Presidensi G20 Indonesia secara langsung telah membawa dampak positif pada perekonomian nasional, salah satunya ditunjukkan dengan laju ekonomi nasional pada dua kuartal terakhir yang tumbuh impresif dan peningkatan PDRB pada sejumlah kota tempat penyelenggaraan events.

“Mungkin kalau kita lihat, dampak yang kelihatan saja PDB kita dua kuartal ini sangat bagus sekali. Kuartal II kemarin 5,44% dan kuartal III impresif sekali sangat tinggi 5,72%. Itu jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi 2019, jadi dibandingkan pra pandemi pun jauh lebih tinggi. Event ini juga betul-betul mendorong pertumbuhan PDRB secara regional,” ungkap Sesmenko Susiwijono.

Keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaran Presidensi G20 Indonesia dalam hal substansi juga ditunjukkan dari kegiatan working group dan engagement group yang membahas beragam isu strategis. Selain itu, dalam setiap penyelenggaraan event juga dengan memberikan ruang bagi daerah untuk menunjukkan potensi ekonomi maupun budaya termasuk dengan ikut menyertakan UMKM.

“Dengan konsep seperti ini, dari awal memang desain acara ini sesuai arahan Bapak Presiden supaya memberikan manfaat nyata baik bagi masyarakat maupun solusi bagi dunia sehingga kita memang desain acaranya dari awal sudah melibatkan semuanya seperti ini,” jelas Sesmenko Susiwijono.

Menutup perbincangan, Sesmenko Susiwjono juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk menyelenggarakan KTT G20. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai unsur penting mulai dari pengamanan yang dilakukan TNI dan Polri, penyediaan infrastruktur serta kelancaran logistik, penerapan protokol kesehatan mengingat pandemi yang belum usai, hingga komunikasi publik dengan menyiapkan media center dan koordinasi peliputan bersama jurnalis nasional maupun internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here